Kamis, 26 Januari 2012

HADIAH MOBIL MENARIK BERBASIS PENIPUAN

Diposting oleh PeriAi di 21.01
Kamis, 26 Januari 2011
Hahaha. Sekali lagi mendapatkan pengalaman yang berkesan dan sedikit menjengkelkan. Ada-ada saja ulah oknum yang kurang kerjaan ini. Saya hanya ingin sedikit  berbagi dengan teman semuanya.
Pagi tadi, saat saya menyapu teras depan rumah saya. Saya menemukan sebuah kertas yang terbungkus rapi di teras depan rumah saya. Awalnya, saya fikir kertas itu adalah mainan milik adik keponakan saya yang masih berumur 5 tahun. Jadi, kertas itu saya ambil dan saya bawa masuk ke dalam rumah.

Rasa penasaran saya membuncah tatkala saya melihat tulisan “ASLI” yang berada di kertas itu. Saya fikir ini pasti bukan mainan. Lalu dengan perlahan saya buka kertas itu. Ternyata di dalamnya terdapat 3 komponen. Komponen pertama berisi tentang Surat Pemberitahuan Pemenang, komponen kedua berisi tentang Surat Keterangan Kepolisian. Dan komponen yang ketiga yaitu sebuah kupon yang bertuliskan “Selamat…Anda mendapatkan hadiah utama 1 unit mobil Nissan March”. Jadi, kesimpulannya kertas yang awalnya saya pungut di depan rumah ini adalah kupon pemenang hadiah dari PT. Sinarmas Group. 

“Ahh…penipuan,” Awalnya saya berfikir seperti itu. Tapi, jika dilihat dengan benar. Untuk apa sang Pelaku Penipuan membuang uang untuk membuat penipuan palsu seperti ini? Karena, ketiga komponen tersebut dibuat dengan sangat rapi dan tulisannya juga di print dengan tulisan berwarna. Tentu biaya yang dikeluarkan tidak sedikit untuk membuat ini. Di dalamnya juga terdapat tanda tangan Kapolda Metro Jaya Dirlantas Drs. Wisnu Andayana, S.IK dan juga ada foto beliau serta cap dari kepolisian. Mengetahui bahwa ada oknum polisi, saya sejenak berfikir bahwa itu benar-benar ASLI. Lalu saya beritahu pada Bapak dan Ibu saya tentang kertas ini. Beliau juga berfikir bahwa kupon berhadiah ini mungkin ASLI. 



Rasa penasaran saya masih berlanjut. Di dalam kupon itu terdapat nomor telepon. Saya mencoba menelepon nomor tersebut namun nomor yang dituju sedang sibuk. Lalu, untuk menacari pendamping kepastian. Saya menelepon Kakak laki-laki saya yang rumahnya tidak jauh dari rumah orang tua saya. Saya berkata panjang lebar padanya namun sang kakak sudah berkata bahwa itu adalah penipuan. Lalu, belum puas sampai situ, saya sangat mempercayainya karena saya punya alasan yang cukup kuat (terdapat surat dari kepolisian di situ). Saya menelepon kakak tertua saya yang berdomisili di Jakarta. Saya menjelaskan panjang lebar juga pada beliau. Awalnya, beliau juga tidak percaya pada kupon berhadiah itu. Karena saya menemukannya di depan rumah. Kata beliau, kupon itu pasti sengaja di sebar di depan rumah. Namun, pemikiran saya tetap kekeh bahwa bisa saja itu asli. Lalu, beliau meminta nomor telepon yang tertera di situ untuk diselidiki. 

Tak lama kemudian, kakak laki-laki saya datang dan bertanya mana surat-surat itu. Saya berkata padanya bahwa memang ada sebuah tisu yang berhadiah seperti itu. Tapi saya lupa apa nama tisunya. Lalu, kakak laki-laki saya menyuruh saya untuk membeli tisu tersebut. Karena bisa saja kakak ipar (istri kakak laki-laki saya) saya yang membeli tisu berhadiah tersebut dan kupon itu jatuh saat di depan rumah.
Dan saat saya mengeluarkan sepeda ontel hendak membeli tisu, saya kepikiran dengan kata-kata kakak tertua saya. Jika memang oknum tidak bertanggung jawab itu sengaja menyebarnya di depan rumah. Berarti, pasti tetangga sekitar juga mendapatkannya. Saya sedikit mengintip teras tetangga depan rumah saya. Jelas terlihat ada kertas persis seperti itu di depan rumahnya. Barulah saya mengerti bahwa ini adalah sebuah penipuan.
Hahaha. Saya tertawa geli pada diri saya sendiri. Anak kuliah seperti saya ini masih saja bisa dikelabui dengan hal semacam itu. Ini menjadi sebuah pelajaran yang berharga bagi saya.
Untuk teman-teman sekalian, saya harap berhati-hatilah. Atau paling tidak beritahu saudara kita yang jauh dari informasi apapun. Bayangkan saja, jika yang menemukannya orang desa yang jarak rumah per rumah jauh. Tentu mereka tidak tau bahwa itu hanya kupon yang sengaja disebar oleh oknum yang tidak bertanggung jawab di setiap rumah. Apa jadinya mereka jika akhirnya mereka berhasil tertipu. Hanya akan membuat orang yang tak bersalah sengsara saja. Jujur, saya sedikit “gemes”. Kurang kerjaan sekali mereka.
Kali ini Sang Oknum yang Tidak Bertanggung Jawab tersebut belum mengantisipasi suatu hal. Karena Oknum Tidak Bertanggung Jawab itu menyebar kupon berhadiah PALSU itu di setiap rumah yang masih bertetanggaan. Apalagi di perumahan seperti daerah saya. Jadi, mudah saja tau bahwa itu adalah KUPON BERHADIAH PALSU.
Jadi maaf untuk Para Oknum yang Tidak Bertanggung Jawab,
ANDA JUGA KURANG BERUNTUNG…Hahaha

0 komentar:

Posting Komentar

 

Catatan harian Peri Ai Copyright © 2011 Design by Ipietoon Blogger Template | web hosting