Minggu, 01 Januari 2012

SIM…Oh SIM…

Diposting oleh PeriAi di 20.50
“ Selamat tahun baru!” Kalimat yang sangat tepat untuk diucapkan saat ini. Pasti banyak sekali doa teriring harapan yang akan terucap di awal tahun 2012 ini. Dan aku yakin akan banyak cara untuk mensyukuri tahun 2011 yang penuh dengan kenangan.
Di akhir tahun 2011 ini aku lalui hariku dengan “mencari SIM”. Sebenarnya sudah lama ingin mencari SIM atau lebih tepatnya ingin mendapatkan SIM. Namun, banyak sekali rutinitas yang terasa hampir mencekikku. Jadi baru terwujud di akhir tahun ini. Awalnya berbagai persepsi muncul dibenakku. Tentang soal ujian teori yang susah. Apalagi ujian praktek yang setauku teman-temanku saja belum ada yang mengalahkan rekor untuk “LULUS”. Dan bagiku itu sangat mengerikan. 


Tapi ternyata, tidak se-mengerikan di bayanganku. Aku dan Bapak pergi ke kantor polisi Karanganyar pagi sekitar pukul 08.00. Sampai di sana manusia yang memiliki takdir sepertiku lumayan banyak. Mencari SIM C Baru. 

Hal yang harus dipersiapkan untuk mencari SIM C Baru :
1.       1. Fotokopi KTP 4 lembar
2.       2. Surat Keterangan Sehat dari dokter yang berada tepat di sebelah kantor polisi
3. Poin ke 1 dan 2 dimasukkan ke dalam sebuah map warna biru 

Setelah kedua hal tersebut dapat kupenuhi. Aku menunggu sebentar lalu tibalah saat dimana aku ujian teori. Ada 30 soal yang harus aku jawab dengan benar. Aku cukup tenang saat mengerjakannya, karena manusia yang bertakdir sama denganku sangat sedikit. Jadi, aku PD saja menjalaninya. Ada beberapa soal yang tak bisa kujawab. Tapi, karena itu jawab silang. Kesempatan untuk menjawab dengan “ngawur” pun kujalani. Dan ternyata, Alhamdulillah aku “LULUS”. Yeyyyyy…



Lalu, tibalah saat dimana aku ujian praktek. “Pejuang Pencari SIM dengan Jujur” pendahuluku “TIDAK LULUS” semua. Dan aku pun sama dengan mereka. Hahaha. Tapi, itu sungguh pengalaman yang menarik Buat aku penasaran. Karena ternyata masih ada 2 kesempatan lagi. Dan untuk kesempatan kedua aku harus kembali menjalani ujian praktek maksimal 14 hari setelah ujian praktek pertama. Aku baru kembali kemarin, tanggal 30 Desember. Sedikit “BeTe” karena polisinya datang terlambat dan aku harus kuliah di jam 9.20. Banyak yang mengantri juga. Dan aku “TIDAK LULUS” lagi.

Sedikit sedih memang. Apa sih strategi yang tepat? Tapi, aku sedikit bangga. Karena aku sudah Jujur pada diriku sendiri. Banyak para Ibu dan Bapak yang juga mengantar anaknya untuk mencari SIM. Dan mereka banyak juga yang mendekati Sang Polisi untuk meminta tolong membuatkan SIM Palsu. Alian SIM “Tembak”. Hal itu awalnya aku tidak setuju. Karena bayangkan saja, “Hal yang akan kita punyai satu kali dalam hidup kita, Apakah mungkin mempunyainya dengan kebohongan?”. Rada tidak adil. Memang sih mencari SIM C sangat susah. Jalan zigzag, jalan angka delapan, lurus, putar balik, yang harus dilalui. Tapi, itu semua kan standard kelulusan mendapatkan SIM. Dimana kita harus menjalani semuanya demi keamanan kita bersama.

0 komentar:

Posting Komentar

 

Catatan harian Peri Ai Copyright © 2011 Design by Ipietoon Blogger Template | web hosting